kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%
GLOBAL /

AS Beri Sanksi 3 Orang dan 9 Perusahaan Terkait Penjualan Minyak Iran ke China


Selasa, 12 Mei 2026 / 07:57 WIB
AS Beri Sanksi 3 Orang dan 9 Perusahaan Terkait Penjualan Minyak Iran ke China
ILUSTRASI. Sembilan perusahaan dari Hong Kong hingga UEA disanksi AS karena bantu pengiriman minyak Iran ke China. (Grace Hollars/USA TODAY via REUTERS)

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pemerintah Amerika Serikat pada Senin (11/5/2026) mengumumkan sanksi terhadap tiga individu dan sembilan perusahaan, termasuk empat perusahaan berbasis di Hong Kong dan empat perusahaan di Uni Emirat Arab, karena membantu pengiriman minyak Iran ke China. Perusahaan kesembilan berbasis di Oman.

Mengutip Reuters, langkah Departemen Keuangan AS ini menyusul sanksi yang diumumkan pada Jumat (sebelumnya), yang menargetkan individu dan perusahaan yang membantu pembelian senjata Iran serta komponen yang digunakan untuk membuat drone dan rudal balistik.

Kebijakan tersebut diumumkan beberapa hari sebelum rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping. Dalam pertemuan itu, Trump diperkirakan akan menekan Xi agar membantu menyelesaikan kebuntuan dengan Iran serta membuka kembali Selat Hormuz yang sangat strategis.

Departemen Keuangan AS menyatakan penetapan sanksi baru oleh Office of Foreign Assets Control (OFAC) menargetkan individu dan entitas yang membantu Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menjual dan mengirim jatah minyak Iran ke China melalui serangkaian perusahaan kedok.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pemerintahan Trump akan terus menggunakan sanksi untuk memutus pendanaan pemerintah dan militer Iran, yang disebut digunakan untuk pengembangan senjata, program nuklir, maupun dukungan bagi kelompok proksi di kawasan.

“Departemen Keuangan akan terus memutus rezim Iran dari jaringan keuangan yang mereka gunakan untuk melakukan aksi teror dan mengganggu stabilitas ekonomi global,” kata Bessent.

Baca Juga: AS Pinjamkan 53,3 Juta Barel Minyak dari Cadangan Strategis untuk Redam Gejolak Harga

Departemen Luar Negeri AS juga mengumumkan hadiah hingga US$ 15 juta bagi informasi yang dapat mengarah pada terganggunya mekanisme keuangan IRGC, yang ditetapkan Washington sebagai organisasi teroris, beserta cabang-cabangnya.

Departemen Keuangan menyebut IRGC mengandalkan perusahaan cangkang untuk mengatur dan menerima pembayaran atas pengiriman minyak Iran. Disebutkan pula bahwa tindakan pada Senin ini melanjutkan sanksi yang dijatuhkan pada Juli 2025 terhadap Golden Globe, perusahaan berbasis di Turki yang menurut AS menangani penjualan minyak IRGC senilai ratusan juta dolar setiap tahun.

Tiga individu yang dikenai sanksi bekerja untuk kantor pusat minyak IRGC bernama Shahid Purja’fari, dan mengoordinasikan pembayaran melalui Golden Globe, kata Departemen Keuangan.

Perusahaan-perusahaan yang menjadi target sanksi meliputi:

  • Hong Kong Blue Ocean Ltd (Hong Kong) dan Hong Kong Sanmu Ltd (Hong Kong), yang disebut sebagai perusahaan kedok untuk mengatur penjualan dan pengiriman minyak Iran.
  • Ocean Allianz Shipping LLC (Dubai) dan Atic Energy FZE (Sharjah), yang memfasilitasi pengiriman minyak Iran menggunakan lima kapal tanker “armada bayangan” yang telah dikenai sanksi pada 2025.
  • Zeus Logistics Group (Oman), yang mengatur kapal untuk membawa kargo minyak Iran.
  • Jiandi HK Ltd (Hong Kong), yang menandatangani kesepakatan dengan IRGC untuk membeli minyak Iran senilai puluhan juta dolar AS.
  • Max Honor International Trade Co Ltd (Hong Kong), yang membeli jutaan barel minyak Iran dari IRGC pada 2025.
  • Blanca Goods Wholesaler LLC (Dubai).
  • Universal Fortune Trading LLC (Dubai), yang menurut Departemen Keuangan juga digunakan sebagai perusahaan kedok oleh National Iranian Oil Company (NIOC).

Tonton: Temui Xi Jinping, Trump Minta China Akhiri Dagang dengan Iran

Tabel: Daftar Individu dan Perusahaan yang Dijatuhi Sanksi AS (11 Mei)

Kategori Nama Lokasi/Basis Peran Menurut AS
Individu (3 orang, tidak disebutkan namanya dalam artikel) Iran Bekerja di IRGC Shahid Purja’fari oil headquarters, koordinasi pembayaran via Golden Globe
Perusahaan Hong Kong Blue Ocean Ltd Hong Kong Perusahaan kedok untuk penjualan & pengiriman minyak Iran
Perusahaan Hong Kong Sanmu Ltd Hong Kong Perusahaan kedok untuk penjualan & pengiriman minyak Iran
Perusahaan Ocean Allianz Shipping LLC Dubai, UEA Memfasilitasi pengiriman minyak Iran via kapal tanker shadow fleet (2025)
Perusahaan Atic Energy FZE Sharjah, UEA Memfasilitasi pengiriman minyak Iran via kapal tanker shadow fleet (2025)
Perusahaan Zeus Logistics Group Oman Mengatur kapal untuk mengangkut minyak Iran
Perusahaan Jiandi HK Ltd Hong Kong Kesepakatan pembelian minyak Iran puluhan juta dolar AS
Perusahaan Max Honor International Trade Co Ltd Hong Kong Membeli jutaan barel minyak Iran dari IRGC (2025)
Perusahaan Blanca Goods Wholesaler LLC Dubai, UEA Termasuk entitas yang dikenai sanksi
Perusahaan Universal Fortune Trading LLC Dubai, UEA Disebut juga dipakai NIOC sebagai perusahaan kedok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×