kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.323   112,00   0,65%
  • IDX 7.485   -56,64   -0,75%
  • KOMPAS100 1.021   -10,10   -0,98%
  • LQ45 729   -6,91   -0,94%
  • ISSI 272   -1,81   -0,66%
  • IDX30 399   -2,08   -0,52%
  • IDXHIDIV20 490   -1,82   -0,37%
  • IDX80 114   -1,08   -0,93%
  • IDXV30 141   0,05   0,04%
  • IDXQ30 128   -0,46   -0,36%
GLOBAL /

CEO Boeing Ungkap Peran Trump dalam Deal Jumbo dengan China


Kamis, 23 April 2026 / 08:54 WIB
CEO Boeing Ungkap Peran Trump dalam Deal Jumbo dengan China
ILUSTRASI. Pesawat Boeing 737-800 milik Southwest Airlines (Reuters/Lucy Nicholson)

Sumber: Boeing,Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - CEO Boeing, Kelly Ortberg, mengungkapkan bahwa tanpa campur tangan pemerintah AS, kesepakatan jumbo tersebut kemungkinan sulit terwujud dalam waktu dekat.

“Tanpa dukungan pemerintah, saya rasa kita tidak akan melihat pesanan besar dari China dalam waktu dekat,” ujar Ortberg dalam wawancara dengan Reuters, Rabu (22/4).

Boeing tengah menggantungkan harapan besar pada dukungan pemerintahan Donald Trump untuk membuka jalan bagi pesanan pesawat dalam jumlah besar dari China.

Baca Juga: Trump Potong Dana HIV Afrika, Dokter Senior AS Angkat Bicara

Potensi Pesanan 500 Unit 737 MAX

Boeing dan maskapai China telah lama bernegosiasi terkait potensi kesepakatan besar. Sumber industri menyebutkan, kontrak tersebut bisa mencakup sekitar 500 unit pesawat Boeing 737 MAX serta puluhan pesawat berbadan lebar.

Jika terealisasi, ini akan menjadi pesanan besar pertama dari China sejak 2017.

Namun, ketegangan dagang antara AS dan China menjadi hambatan utama. Trump sebelumnya bahkan sempat mengancam akan membatasi akses China terhadap suku cadang penting.

Ortberg menyebut Boeing telah menemukan solusi yang baik untuk menjawab kekhawatiran maskapai China, khususnya terkait akses terhadap suku cadang.

Baca Juga: Direktur FBI Kash Patel Seret Media ke Jalur Hukum, Tak Terima Dituduh Pemabuk

Pertemuan Trump dan Xi Jadi Penentu

Pertemuan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung Mei mendatang dipandang sebagai momentum krusial.

Pertemuan ini sebelumnya sempat ditunda akibat konflik Iran, yang turut memengaruhi dinamika geopolitik global.

Ortberg menilai konflik Iran tidak akan berdampak signifikan terhadap pengiriman pesawat Boeing dalam jangka pendek.

Wilayah Timur Tengah menyumbang sekitar 14% dari total pesanan Boeing, namun sebagian besar pengirimannya baru dijadwalkan pada dekade 2030-an.

“Sejauh ini tidak ada permintaan penundaan dari pelanggan,” ujarnya.

Bahkan, pelanggan dari wilayah lain disebut siap mengambil slot pengiriman jika terjadi penundaan.

Di sisi lain, Boeing juga bersiap meningkatkan produksi pesawat 737. Saat ini, perusahaan memproduksi 42 unit per bulan di pabrik Renton, Washington, dan akan naik menjadi 47 unit per bulan pada musim panas tahun ini.

Baca Juga: Prestasi John Ternus di Apple, Dari Balik Layar hingga Jadi CEO

Profil CEO Boeing: Kelly Ortberg

Kelly Ortberg adalah Chief Executive Officer Boeing yang mulai menjabat pada 2024. Ia dikenal sebagai eksekutif berpengalaman di industri kedirgantaraan dan pertahanan.

Sebelum bergabung dengan Boeing, Ortberg menjabat sebagai CEO di Rockwell Collins, yang kemudian menjadi bagian dari RTX Corporation.

Ortberg merupakan lulusan teknik dari University of Iowa dan telah puluhan tahun berkecimpung dalam pengembangan sistem pesawat, mulai dari teknologi kokpit hingga integrasi sistem penerbangan canggih.

Reputasinya sebagai pemimpin yang tegas dan fokus pada kualitas membuatnya dipercaya untuk membawa Boeing keluar dari berbagai tantangan besar, termasuk pemulihan citra perusahaan setelah krisis 737 MAX.

Ortberg juga mendorong ekspansi pasar internasional, termasuk menjajaki peluang besar dari China, serta memastikan Boeing tetap kompetitif di sektor antariksa.

Baca Juga: Paus Leo XIV Kecam Pemimpin Dunia yang Gunakan Agama untuk Perang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

×