kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.853   7,00   0,04%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%
GLOBAL /

Elon Musk Sebut Tabungan Pensiun Tak Lagi Penting, Ini Penjelasannya


Senin, 12 Januari 2026 / 06:42 WIB
Elon Musk Sebut Tabungan Pensiun Tak Lagi Penting, Ini Penjelasannya
ILUSTRASI. Elon Musk bayangkan "pendapatan tinggi universal" segera tiba. Layanan kesehatan hingga pendidikan gratis akan mengubah cara kita hidup. ( REUTERS/Nathan Howard)

Sumber: Business Insider | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Menabung untuk masa pensiun telah lama menjadi pilar utama perencanaan keuangan pribadi selama lebih dari satu abad. Namun menurut Elon Musk, kebiasaan itu bisa segera kehilangan maknanya.

“Satu rekomendasi sampingan saya adalah: jangan terlalu khawatir menyisihkan uang untuk pensiun 10 atau 20 tahun ke depan,” kata CEO Tesla dan SpaceX itu dalam episode terbaru podcast Moonshots with Peter Diamandis.

Dia menambahkan, “Karena itu tidak akan lagi menjadi hal yang penting.”

“Jika semua hal yang kita bicarakan ini benar-benar terjadi,” lanjut Musk, “menabung untuk pensiun akan menjadi tidak relevan.”

Mengutip Business Insider, orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih lebih dari US$ 600 miliar itu membayangkan masa depan di mana kemajuan kecerdasan buatan (AI), energi, dan robotika akan melipatgandakan produktivitas. Menurutnya, hal itu akan menciptakan kelimpahan sumber daya, sehingga setiap orang bisa memperoleh apa yang ia sebut sebagai “pendapatan tinggi universal”.

“Masa depan yang baik adalah ketika siapa pun bisa memiliki apa pun yang mereka inginkan,” ujar Musk.

“Itu berarti layanan kesehatan yang lebih baik dari yang ada saat ini, tersedia untuk semua orang dalam lima tahun ke depan. Tidak ada kelangkaan barang dan jasa. Anda bisa mempelajari apa pun yang Anda mau tentang apa pun secara gratis.”

Baca Juga: Ancaman Penahanan ICE: Siapa Saja yang Boleh Ditangkap Petugas Federal?

Meski demikian, Musk juga memperingatkan bahwa proses menuju dunia ideal tersebut tidak akan berjalan mulus. Ia menyebut akan ada masa transisi yang “bergejolak”, penuh perubahan mendadak dan potensi gejolak sosial. Bahkan, ia menyoroti kemungkinan hilangnya makna hidup bagi banyak orang.

“Jika Anda benar-benar mendapatkan semua yang Anda inginkan, apakah itu benar-benar masa depan yang Anda inginkan?” katanya.

“Karena itu berarti pekerjaan Anda tidak lagi penting.”

Musk dikenal sebagai sosok yang mengubah industri otomotif lewat mobil listrik Tesla dan merevolusi industri dirgantara dengan roket SpaceX yang dapat digunakan ulang.

Perusahaannya kini mengembangkan mobil otonom, robot humanoid, antarmuka otak-komputer, asisten AI, dan berbagai inovasi lain, seiring langkahnya menuju ambisi menjadi triliuner pertama di dunia.

Tonton: Solana Menguat Tajam! SOL Berpeluang Tembus US$200 di Awal 2026

Namun, prediksi terbaru Musk ini berbenturan keras dengan realitas yang dihadapi banyak warga Amerika saat ini. Inflasi yang membandel, suku bunga tinggi, dan pertumbuhan upah yang lemah telah memicu krisis keterjangkauan.

Jutaan orang merasa semakin sulit untuk kuliah, memperoleh layanan kesehatan yang layak, memiliki rumah, atau membesarkan anak. Pensiun yang nyaman pun terasa semakin jauh, dengan berbagai survei menunjukkan mayoritas warga Amerika tidak menabung dalam jumlah yang memadai.

Dalam konteks tersebut, visi optimistis Musk tentang masa depan yang serba berlimpah bisa terasa seperti angan-angan belaka, atau bahkan saran berbahaya jika membuat orang berhenti menabung, sementara dunia ternyata tidak berubah seperti yang ia bayangkan, sehingga mereka kekurangan dana saat memasuki masa pensiun.

Selanjutnya: IHSG Berpeluang Konsolidasi Menguat Hari Ini (12/1), Cek Sentimen yang Menopangnya

Menarik Dibaca: Kunci Sukses Diet Asam Urat: Turunkan Berat Badan dan Redakan Serangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×