kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   0,00   0,00%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%
GLOBAL /

Harga Bitcoin 2026: Analis Ramal Lompatan Hingga 55%!


Rabu, 21 Januari 2026 / 06:26 WIB
Harga Bitcoin 2026: Analis Ramal Lompatan Hingga 55%!
ILUSTRASI. Analis Standard Chartered yakin Bitcoin berpotensi naik 55% tahun ini. Temukan faktor utama yang akan mendorong lonjakan harga BTC. (REUTERS/Dado Ruvic)

Sumber: The Street | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga Bitcoin (BTC) berpeluang melonjak tajam pada 2026. Hal ini disampaikan Geoffrey Kendrick, Kepala Riset Aset Digital Standard Chartered.

The Street melaporkan, analis senior yang dikenal konsisten berpandangan bullish terhadap Bitcoin ini menegaskan bahwa BTC masih layak dibeli, meski ia telah memangkas target harga jangka panjangnya.

Menurut Kendrick, Bitcoin tetap berada di level menarik untuk akumulasi dan berpotensi naik hingga 55% hanya dalam tahun ini.

Pada Desember 2025, Kendrick memangkas proyeksi harga Bitcoin untuk 2026 dari US$ 300.000 menjadi US$ 150.000 per koin.

Permintaan dari “Treasury Digital” Diperkirakan Meredup

Tren penggunaan neraca perusahaan untuk mengoleksi aset kripto, yang dikenal sebagai digital asset treasuries (DAT), sempat menjadi sorotan besar di industri kripto, terutama setelah Strategy (sebelumnya MicroStrategy) milik Michael Saylor mulai mengakumulasi Bitcoin sejak 2020.

Perusahaan tersebut bahkan menghimpun dana hingga miliaran dolar lewat penerbitan obligasi untuk menambah kepemilikan BTC, langkah yang kemudian diikuti oleh sejumlah perusahaan lain.

Namun, Kendrick menilai tren DAT bukan lagi primadona di pasar kripto, seperti dikutip Motley Fool.

Baca Juga: Segera Update! Jutaan iPhone Rentan Dibobol, Ini Daftarnya

“Secara khusus, kami menilai pembelian oleh perusahaan Bitcoin digital asset treasury kemungkinan sudah mencapai puncaknya. Valuasi yang ada tidak lagi mendukung ekspansi kepemilikan Bitcoin oleh DAT. Kami memperkirakan akan terjadi konsolidasi, bukan aksi jual besar-besaran, tetapi pembelian DAT juga kecil kemungkinannya memberi dorongan tambahan ke harga,” ujar Kendrick.

Meski demikian, Kendrick tetap optimistis terhadap potensi kenaikan Bitcoin yang didorong oleh arus dana ke exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot.

Ia menilai kehadiran ETF spot Bitcoin menurunkan hambatan bagi investor institusi untuk masuk ke pasar kripto. Tren ini diperkirakan akan semakin kuat di bawah pemerintahan Donald Trump, yang mendukung sejumlah kebijakan dan perintah eksekutif pro-kripto guna mengurangi ketidakpastian regulasi.

Buktinya, pada 13 Januari lalu, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus dana masuk harian sebesar US$ 753,73 juta, tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga: Ramalan Gila Robert Kiyosaki: Harga Perak Melonjak ke US$ 107 Hari Senin Ini!

Dari Reli Trump hingga Gejolak Tarif

Bitcoin mengawali 2025 dengan kinerja kuat, sempat menyentuh level US$ 102.000 pada awal Januari seiring pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS.

Setelah itu, harga bergerak fluktuatif di kisaran US$ 98.000 hingga US$ 104.000, sebelum merosot ke sekitar US$ 76.000 pada April. Pemulihan bertahap kemudian terjadi, dengan puncak mendekati US$ 126.000 pada Oktober, sebelum aksi flash crash menghapus kenaikan dua digit tersebut.

Menjelang akhir tahun, harga Bitcoin bergerak di kisaran US$ 86.000 hingga US$ 94.000, lebih rendah bahkan dari proyeksi paling konservatif.

Tonton: Balas Trump Soal Greenland, UE Siapkan Tarif Balasan Rp 1,8 Kuadriliun

Memasuki 2026, pemulihan Bitcoin berlanjut. Pada 15 Januari, BTC sempat mencapai US$ 97.538 sebelum kembali melemah.

Selanjutnya: 12 Khasiat Buah Manggis untuk Kesehatan Tubuh, Cek di Sini!

Menarik Dibaca: 12 Khasiat Buah Manggis untuk Kesehatan Tubuh, Cek di Sini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×