Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Harga emas naik lebih dari 1% pada Senin (25/5/2026), didukung pelemahan dolar AS dan turunnya harga minyak, di tengah investor yang mencermati peluang tercapainya terobosan dalam negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Mengutip Reuters, harga emas spot naik 1,4% menjadi US$ 4.570,88 per ons pada pukul 00.45 GMT. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni naik 1,1% menjadi US$ 4.572,90.
Sementara itu, dolar AS melemah, sehingga emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu mengatakan dirinya telah meminta para perwakilannya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. Pemerintahannya juga meredam harapan akan terobosan cepat dalam perang yang telah berlangsung tiga bulan tersebut, setelah optimisme sempat muncul sehari sebelumnya.
Sehari sebelumnya, Trump mengatakan Washington dan Iran telah “sebagian besar menyelesaikan” memorandum kesepahaman terkait kesepakatan damai yang akan membuka kembali Selat Hormuz.
Harga minyak menyentuh level terendah dalam dua minggu pada Senin karena optimisme bahwa AS dan Iran semakin dekat menuju kesepakatan damai, meskipun keduanya masih berbeda pandangan dalam sejumlah isu utama.
Baca Juga: Detail Proposal Damai AS-Iran Mulai Terungkap, Selat Hormuz Berpotensi Dibuka Lagi?
Di sisi lain, Kevin Warsh resmi dilantik sebagai Ketua Federal Reserve AS pada Jumat, di tengah momen penting bagi perekonomian Amerika Serikat ketika lonjakan harga bensin akibat perang Iran mendorong inflasi dan menekan sentimen konsumen.
Emas terus diperdagangkan dengan diskon besar di India pekan lalu karena volatilitas harga menekan permintaan, sementara premi emas di China menurun.
Spekulan emas memangkas posisi beli bersih sebanyak 6.239 kontrak menjadi 94.388 kontrak pada pekan yang berakhir 19 Mei.
Tonton: Proposal Damai AS ke Iran Bocor! Ada Dana Ganti Rugi Hingga Pencabutan Sanksi
Harga perak spot melonjak 3,9% menjadi US$ 78,42 per ons, platinum naik 1,9% menjadi US$ 1.959,85, dan palladium menguat 1,9% menjadi US$ 1.373,25 per ons.
Pergerakan Harga Logam Mulia Global per 25 Mei 2026
| Komoditas | Harga Terbaru | Perubahan |
|---|---|---|
| Emas Spot | US$ 4.570,88 per ons | +1,4% |
| Emas Berjangka AS Juni | US$ 4.572,90 per ons | +1,1% |
| Perak Spot | US$ 78,42 per ons | +3,9% |
| Platinum | US$ 1.959,85 per ons | +1,9% |
| Palladium | US$ 1.373,25 per ons | +1,9% |
Faktor Penggerak Harga Emas Global
| Faktor | Dampak ke Emas |
|---|---|
| Pelemahan dolar AS | Positif, emas lebih murah bagi investor global |
| Penurunan harga minyak | Mendukung sentimen pasar |
| Prospek damai AS-Iran | Mengurangi ketidakpastian geopolitik |
| Inflasi AS akibat perang Iran | Mendorong minat terhadap aset safe haven |
| Penurunan posisi beli spekulan | Menahan penguatan lebih lanjut |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













