Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Harga emas naik pada Rabu (22/4/2026) setelah pada sesi sebelumnya turun ke level terendah lebih dari sepekan. Kenaikan ini didorong aksi berburu harga murah (bargain-hunting), meskipun investor masih menunggu kemungkinan dimulainya kembali pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,5% menjadi US$ 4.735,65 per ons pada pukul 13.40 waktu EDT (17.40 GMT), setelah sempat naik 1% lebih awal dalam sesi perdagangan. Pada Selasa, emas mencatat penurunan harian terbesar sejak 26 Maret.
Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni ditutup naik 0,7% menjadi US$ 4.753,00.
“Persepsi aksi berburu harga murah setelah penurunan pada Selasa juga terlihat di pasar logam mulia (emas dan perak),” kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
Dari sisi geopolitik, Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz pada Rabu. Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan blokade AS terhadap Iran akan tetap berlanjut, dan seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan Trump belum menetapkan jadwal untuk gencatan senjata. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda pembicaraan damai akan dimulai kembali.
Gencatan senjata Israel-Lebanon juga berada di bawah tekanan setelah sedikitnya tiga orang tewas dalam serangan drone Israel di Lebanon.
Baca Juga: Harga Minyak Naik US$ 3 Akibat Stok BBM AS Turun & Penembakan 3 Kapal di Selat Hormuz
“Emas mendapat sedikit ruang bernapas karena ada harapan bahwa masalah Selat Hormuz bisa diselesaikan setelah pernyataan Donald Trump. Namun situasinya sangat rapuh dan tidak pasti,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities.
Harga emas telah turun sekitar 11% sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, karena kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi. Walaupun emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan permintaan terhadap logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding).
Calon ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengatakan pada Selasa bahwa ia tidak pernah menjanjikan kepada Trump untuk memangkas suku bunga. Ia berusaha meyakinkan para senator AS yang menilai kelayakan konfirmasinya bahwa ia akan bertindak independen dari Gedung Putih, sembari mendorong reformasi yang lebih luas.
Tonton: Trump: AS Cegat Kapal Yang Memuat Hadiah China untuk Iran! Berisi Senjata?
Sementara itu, harga perak spot naik 1,4% menjadi US$ 77,80 per ons, platinum naik 2,1% menjadi US$ 2.079,80, dan paladium naik 1,3% menjadi US$ 1.553,43.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













