kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%
GLOBAL /

Harga Emas Rekor, Saham Emiten Tambang Emas Wall Street Melonjak


Senin, 26 Januari 2026 / 17:49 WIB
Diperbarui Senin, 26 Januari 2026 / 17:50 WIB
Harga Emas Rekor, Saham Emiten Tambang Emas Wall Street Melonjak
ILUSTRASI. Harga emas spot yang menmebus rekor US$ 5.100 per ons troi memicu lonjakan saham emiten tambang emas di Wall Street.  (REUTERS/Hiba Kola)

Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saham perusahaan penambang emas di Wall Street melonjak dalam perdagangan pra-pasar pada Senin (26/1/2026), setelah harga emas batangan melonjak ke rekor tertinggi US$ 5.100 per ons troi.

Harga emas spot memperpanjang reli yang didorong permintaan aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pasar.

Harga emas naik sekitar 64% pada tahun 2025, kenaikan tahunan paling tajam sejak 1979, didorong pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). Juga karena pembelian emas yang kuat oleh bank sentral, dan aliran investor ke ETF sebagai lindung nilai terhadap risiko kebijakan global dan ketidakpastian makro.

Lingkungan suku bunga rendah dan ketidakpastian ekonomi secara tradisional menguntungkan aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas.

Baca Juga: Investor Wajib Waspada: Kiyosaki Ungkap Bahaya Terbesar Dolar AS

Harga emas batangan telah mencetak rekor tertinggi berturut-turut selama seminggu terakhir dan telah naik lebih dari 18% tahun ini.

Lingkungan harga emas yang lebih tinggi biasanya meningkatkan pendapatan dan margin perusahaan pertambangan, memperkuat arus kas dan neraca keuangan. Serta memberi perusahaan lebih banyak ruang untuk mendanai ekspansi, dividen, atau pengurangan utang.

Seperti dilansir Reuters, saham perusahaan tambang terkemuka Newmont naik 4,4% dan saham Barrick Mining yang terdaftar di bursa AS naik 3,8% dalam perdagangan pra-pasar.

Saham perusahaan tambang Afrika Selatan, Gold Fields, AngloGold Ashanti, Harmony Gold, dan Sibanye Stillwater yang terdaftar di bursa AS juga naik antara 2% dan 4,3%.

Ekspektasi pasar terhadap potensi pemotongan suku bunga di AS pada tahun 2026 juga berkontribusi pada momentum kenaikan harga emas.

Saham perusahaan tambang Kanada, Agnico Eagle Mines dan Kinross Gold yang terdaftar di bursa AS masing-masing naik 4%.

Baca Juga: Aksi Jual Spekulan: Kiyosaki Sebut Koreksi Tajam Perak Sudah Dekat

Selanjutnya: 8 Manfaat Kesehatan Minum Teh Jahe secara Rutin

Menarik Dibaca: 5 Jenis Teh Pereda Gejala Pilek Alami yang Layak Dicoba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×