kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%
GLOBAL /

Harga Emas Terkoreksi, Pasar Deg-degan Menanti Keputusan The Fed Pekan Ini


Selasa, 28 April 2026 / 03:15 WIB
Harga Emas Terkoreksi, Pasar Deg-degan Menanti Keputusan The Fed Pekan Ini
ILUSTRASI. Emas kembali tidak menarik sebagai lindung nilai. Kekhawatiran inflasi dan potensi suku bunga tinggi The Fed menjadi pemicu utama. (REUTERS/Hiba Kola)

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga emas turun pada Senin (27/4) karena minimnya kemajuan diplomatik untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran membuat harga minyak dan kekhawatiran inflasi tetap tinggi. Selain itu, pasar juga menyoroti serangkaian rapat bank sentral penting pekan ini untuk melihat dampak ekonomi dari perang tersebut.

Data Reuters menunjukkan, harga emas spot turun 0,6% menjadi US$ 4.682,13 per ons pada pukul 13.50 EDT (17.50 GMT). Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni ditutup turun 1% menjadi US$ 4.693,70.

“Kita melihat pasar masih meragukan bahwa akan ada kesepakatan kuat dalam waktu dekat yang bisa membuka kembali Selat Hormuz. Dan ini menjadi masalah bagi emas dan perak,” kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities.

Upaya menjembatani perbedaan antara Washington dan Teheran sebenarnya belum sepenuhnya berhenti, menurut sumber mediasi Pakistan. Namun, Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana perjalanan utusannya dan menyatakan Iran bisa menghubungi AS jika memang ingin mencapai kesepakatan.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent mencapai level tertinggi dalam tiga pekan, seiring Selat Hormuz, jalur yang biasanya dilewati sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia melalui laut, masih sebagian besar tertutup.

Baca Juga: Negosiasi Iran Mandek, Tanker Putar Balik! Harga Minyak Naik 2,8% & Inflasi Mengintai

“Dengan inflasi yang kini dua kali lipat dari target, akan sangat sulit bagi bank sentral AS untuk menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, dan itu menjadi sentimen negatif untuk emas,” tambah Melek.

Kenaikan harga energi semakin memperkuat kekhawatiran inflasi. Walaupun emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga tinggi membuat aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas menjadi kurang menarik.

Para pejabat Federal Reserve akan berkumpul di Washington pekan ini untuk rapat yang berpotensi menjadi rapat terakhir Jerome Powell sebagai Ketua The Fed. Bank sentral AS akan merilis pernyataan kebijakan pada Rabu pukul 14.00 EDT (18.00 GMT).

Tonton: 845 Sanksi Dalam 3 Bulan! Kepatuhan Emiten RI Disorot

Investor juga memantau serangkaian rapat bank sentral utama lainnya pekan ini untuk mencari petunjuk arah suku bunga dan dampak perang terhadap perekonomian global.

Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot turun 0,5% menjadi US$ 75,26 per ons, platinum turun 1,1% menjadi US$ 1.989,13, dan palladium melemah 1,3% menjadi US$ 1.476,58.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

×