kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%
GLOBAL /

Mengenal NATO, Negara Anggota, hingga Tujuan Aliansi Global


Minggu, 31 Agustus 2025 / 07:00 WIB
Mengenal NATO, Negara Anggota, hingga Tujuan Aliansi Global
ILUSTRASI. Bendera nasional anggota NATO terlihat pada hari pertemuan para menteri luar negeri di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di markas besar Aliansi di Brussels, Belgia, Jumat (4/3/2022). REUTERS/Yves Herman

Penulis: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Mengenal apa itu NATO yang ramai di media sosial. Istilah NATO merupakan singkatan untuk ogranisasi yang terdiri dari negara di dunia.

NATO adalah singkatan dari North Atlantic Treaty Organization atau dalam bahasa Indonesia disebut Pakta Pertahanan Atlantik Utara.

Organisasi ini lahir sebagai respons terhadap ketegangan geopolitik yang muncul setelah Perang Dunia II, khususnya persaingan antara blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dengan Uni Soviet beserta sekutunya.

Baca Juga: NATO Dapat Suntikan Dana dari Nordik untuk Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Kehadiran NATO dimaksudkan sebagai bentuk kerja sama pertahanan kolektif, yang sekaligus memperkuat posisi dominasi Amerika Serikat bersama negara-negara sekutu di hadapan kekuatan Soviet.

Aliansi militer ini resmi berdiri melalui penandatanganan Persetujuan Atlantik Utara di Washington, D.C. pada 4 April 1949.

Baca Juga: F-35 Inggris dan Integrasi Kekuatan Udara Eropa, Babak Baru Keamanan NATO

Tujuan NATO 

Menurut laman Britannica, tujuan awal berdirinya NATO adalah menyatukan serta memperkuat kekuatan militer negara-negara Barat dalam menghadapi potensi invasi dari Uni Soviet atau sekutunya pada masa Perang Dingin.

Sementara itu, berdasarkan Modul Pembelajaran Sejarah Kemdikbud, NATO dibentuk dengan kesepakatan bahwa apabila terjadi serangan bersenjata terhadap satu atau lebih anggotanya, baik di kawasan Eropa maupun Amerika Utara, maka serangan tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Sebagai tindak lanjut, para anggota NATO sepakat untuk menjalankan hak membela diri, baik secara individu maupun kolektif, sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam PBB.

Baca Juga: AS Kirim Senjata ke Ukraina Lewat NATO, Trump Siap Ambil Sikap Baru terhadap Rusia

Bentuk bantuan dapat berupa berbagai upaya, termasuk pengerahan kekuatan militer, demi memulihkan sekaligus menjaga keamanan di kawasan Atlantik Utara.

Ketentuan ini diberlakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan dari negara-negara anggota Pakta Warsawa, yaitu aliansi militer negara-negara Blok Timur yang dibentuk untuk menyeimbangi kekuatan NATO.

Meski demikian, kekhawatiran terhadap serangan langsung dari Eropa Barat ternyata tidak pernah benar-benar terjadi. Menariknya, pasal tersebut baru diaktifkan untuk pertama kalinya pada 12 September 2001, sebagai respons atas tragedi serangan teroris 11 September di Amerika Serikat.

Baca Juga: Rusia Melancarkan Serangan Drone Terbesar ke Ukraina, AS dan NATO Bereaksi

Daftar 32 negara anggota NATO 

Anggota NATO awalnya adalah Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Islandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, Inggris Raya dan Amerika Serikat.

Setelah itu, bergabung lagi dalam penandatangan Yunani, Turki, Jerman Barat, Spanyol, Repblik Ceko, Hungaria, Polandia, Bulgaria, Estonia, Latvia, Lituania, Rumania, Slowakia, Slovenia, Albania, Kroasia, Montenegro dan Makedonia Utara.

Dikutip dari laman resmi NATO, berikut adalah daftar 30 negara anggota NATO dan tahun bergabugnya:

Baca Juga: NATO Prediksi Rusia akan Menyerang dalam Lima Tahun

1949 (pendiri awal)

  • Amerika Serikat
  • Inggris Raya
  • Belgia
  • Kanada
  • Denmark
  • Perancis
  • Islandia
  • Italia
  • Luksemburg
  • Belanda
  • Norwegia
  • Portugal

1952

  • Yunani
  • Turki

1955

  • Jerman

1982

  • Spanyol

1999

  • Republik Ceko
  • Hungaria
  • Polandia

2004

  • Bulgaria
  • Estonia
  • Latvia
  • Lithuania
  • Rumania
  • Slovakia
  • Slovenia

2009

  • Albania
  • Kroasia

2017

  • Montenegro

2020

  • Makedonia Utara

2023

  • Finlandia

2024

  • Swedia

Demikian informasi terkait apa itu NATO yang ramai di media sosial yang wajib dipahami masyarakat.

Tonton: Prabowo Melayat ke Rumah Duka Affan Kurniawan

Selanjutnya: Harga Energi Tertekan Kelebihan Pasokan

Menarik Dibaca: 5 Vitamin Terbaik untuk Menghilangkan Flek Hitam, Salah Satunya Vitamin K

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

×