kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%
GLOBAL /

Pengamat Ramal Emas Masih Bisa Sentuh US$ 6.000 Meski Ada Koreksi Tajam


Jumat, 27 Maret 2026 / 04:20 WIB
Pengamat Ramal Emas Masih Bisa Sentuh US$ 6.000 Meski Ada Koreksi Tajam
ILUSTRASI. Harga emas dunia berpeluang tembus US$6.000 per troy ons tahun ini. Pengamat beberkan faktor yang jadi pendorong utama. (KONTAN/Baihaki)

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi memandang, harga emas dunia tahun ini tetap berpeluang menembus level US$ 5.000 sampai US$ 6.000 per troy ons meski terkoreksi tajam beberapa waktu terakhir di tengah ketegangan geopolitik antara Iran dan AS.

“Saya optimistis bahwa harga emas dunia tahun 2026 akan tembus di atas level US$ 6.000 per troy ons. Kenapa? Karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi,” kata Ibrahim saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan sejumlah faktor akan memengaruhi pergerakan harga emas ke depan, mulai dari kondisi geopolitik hingga kebijakan bank sentral global.

Dari sisi geopolitik, ketegangan di Timur Tengah dinilai masih menjadi katalis utama, di tengah konflik yang juga belum sepenuhnya mereda di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina.

Selain itu, arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) turut menjadi perhatian, terutama menjelang dinamika politik domestik dan perubahan kepemimpinan yang berpotensi memengaruhi kebijakan suku bunga.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok 2% di Tengah Kabar Iran Tinjau Proposal Damai AS

Ia juga menyinggung isu perang dagang yang untuk sementara mereda dari perhatian pasar karena fokus investor masih tertuju pada konflik di Timur Tengah.

Di luar hal tersebut, ia menyoroti faktor permintaan dan pasokan logam mulia global, termasuk akumulasi oleh bank sentral, yang turut memengaruhi harga emas.

Untuk pasar domestik, Ibrahim memperkirakan harga emas berpotensi bergerak di kisaran Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta per gram pada tahun ini, didorong pelemahan rupiah yang diperkirakan menuju level Rp 17.400 per dollar AS.

Tonton: Perang Iran Sebabkan Harga Minyak Naik, Emas Turun: Apa Artinya untuk Investor?

Editor: Sakina Rakhma Diah Setiawan

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/03/26/163200326/pengamat--emas-masih-bisa-sentuh-6.000-dollar-as-meski-ada-koreksi-tajam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

×