kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.157   -17,00   -0,10%
  • IDX 7.531   -62,74   -0,83%
  • KOMPAS100 1.038   -11,69   -1,11%
  • LQ45 743   -12,74   -1,69%
  • ISSI 273   -2,20   -0,80%
  • IDX30 399   -2,61   -0,65%
  • IDXHIDIV20 486   -3,46   -0,71%
  • IDX80 116   -1,67   -1,42%
  • IDXV30 138   0,11   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,21   -0,94%
GLOBAL /

Analisis OCBC: Emas 'Wait-and-See' Jelang Akhir Gencatan Senjata


Selasa, 21 April 2026 / 08:47 WIB
Analisis OCBC: Emas 'Wait-and-See' Jelang Akhir Gencatan Senjata
ILUSTRASI. Gencatan senjata AS-Iran akan berakhir pekan ini. Keputusan ini krusial bagi harga emas dan minyak. (REUTERS/Hiba Kola)

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga emas cenderung stabil pada Selasa (21/4/2026)setelah sempat turun ke level terendah dalam sepekan pada sesi sebelumnya. Investor menanti kepastian apakah Amerika Serikat dan Iran akan menggelar pertemuan pekan ini untuk pembicaraan damai, menyusul meningkatnya ketegangan pada akhir pekan lalu.

Melansir Reuters, harga emas spot nyaris tidak berubah di level US$ 4.820,84 per ons pada pukul 01.01 GMT, setelah sebelumnya menyentuh posisi terendah sejak 13 April pada sesi terakhir.

Sementara, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni naik 0,3% menjadi US$ 4.841,20.

Harga minyak turun karena investor mengevaluasi kembali risiko pasokan. Penurunan terjadi di tengah ekspektasi bahwa pembicaraan damai antara AS dan Iran akan berlangsung pekan ini, yang berpotensi membuka kembali aliran pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters pada Senin bahwa Iran mempertimbangkan menghadiri pembicaraan damai dengan Amerika Serikat di Pakistan. Hal ini menyusul langkah Islamabad untuk mengakhiri blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, yang selama ini menjadi hambatan besar bagi Teheran untuk kembali bergabung dalam upaya perdamaian menjelang berakhirnya gencatan senjata dua pekan.

Baca Juga: MSCI Masih Kunci Saham RI untuk Review Mei, Ada Apa Sebenarnya?

Gencatan senjata selama dua minggu dalam konflik yang telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang perekonomian global, terutama pasar energi, dijadwalkan berakhir pekan ini.

“Pasar kembali berada dalam mode wait-and-see setelah Selat Hormuz kembali ditutup pada akhir pekan dan AS menyita sebuah kapal Iran. Yang penting, pasar tidak sepenuhnya membalikkan pergerakan pada Jumat, yang menunjukkan optimisme hati-hati bahwa kesepakatan pada akhirnya masih bisa dicapai,” tulis analis OCBC dalam catatan riset.

Sementara itu, Kevin Warsh, kandidat Presiden AS Donald Trump untuk memimpin Federal Reserve, akan menyampaikan kepada anggota parlemen dalam sidang konfirmasi Senat pada Selasa bahwa ia “berkomitmen memastikan kebijakan moneter tetap berjalan secara independen.” Pernyataan tersebut disampaikan dalam naskah pidato yang dirilis pada Senin.

Tonton: Fraud Internal Jadi Sinyal Urgensi Perbaikan KYE Perbankan

SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, melaporkan kepemilikannya naik 0,7% menjadi 966,72 metrik ton pada Jumat.

Pergerakan logam mulia lain

  • Perak spot turun 0,1% menjadi US$ 79,82 per ons
  • Platinum turun 0,1% menjadi US$ 2.087,15
  • Paladium naik 0,8% menjadi US$ 1.564,48

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×