kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.094   -54,00   -0,31%
  • IDX 7.166   195,42   2,80%
  • KOMPAS100 990   32,09   3,35%
  • LQ45 724   22,39   3,19%
  • ISSI 256   6,22   2,49%
  • IDX30 395   12,82   3,35%
  • IDXHIDIV20 484   11,84   2,51%
  • IDX80 111   3,48   3,22%
  • IDXV30 132   2,09   1,60%
  • IDXQ30 128   3,74   3,01%
GLOBAL /

Efek Gencatan Senjata 2 Minggu Trump: Harga Minyak Terjungkal 16%, Emas Melonjak 2%


Rabu, 08 April 2026 / 08:26 WIB
Efek Gencatan Senjata 2 Minggu Trump: Harga Minyak Terjungkal 16%, Emas Melonjak 2%
ILUSTRASI. Harga minyak mentah anjlok 16,5% setelah gencatan senjata Timur Tengah. Pasar komoditas dan saham melonjak. (REUTERS/Abdul Saboor)

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga minyak anjlok, obligasi menguat, dan harga saham melonjak pada hari Rabu (8/4/2026) setelah gencatan senjata dua minggu di Timur Tengah memicu reli pelepasan ketegangan (relief rally), seiring investor menyambut kemungkinan dimulainya kembali aliran minyak dan gas melalui Selat Hormuz.

Reuters melaporkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu serta menyebut bahwa perjanjian perdamaian jangka panjang sedang dalam proses.

Pasar global telah bergejolak sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada akhir Februari, yang membuat Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur perairan penting yang digunakan untuk mengangkut seperlima minyak dan gas dunia.

Kontrak berjangka minyak mentah AS turun sekitar 16,5% menjadi US$ 94 per barel, kontrak berjangka S&P 500 melonjak lebih dari 2%, dan dolar melemah secara luas, setelah sebelumnya menjadi aset pilihan investor sebagai tempat berlindung selama gejolak.

“Pasar telah memperkirakan bahwa Trump sedang mencari jalan keluar dari situasi Iran,” kata Jamie Cox, managing partner di Harris Financial Group. “Hari ini, ia mendapatkannya dan mengambilnya.”

Kontrak berjangka mengindikasikan kenaikan luas pada pasar saham Asia, yang sebelumnya terpukul oleh perang dan lonjakan harga energi. 

Baca Juga: Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak WTI Tertinggi Sejak 2022

Dolar Australia yang sensitif terhadap sentimen risiko naik 1,3% menjadi di atas US$ 0,7070, dan euro menguat 0,76% menjadi US$ 1,1683. Mata uang kripto juga menguat.

Trump sebelumnya menetapkan tenggat waktu pada Selasa malam untuk tercapainya kesepakatan dengan Iran, sambil mengancam akan menghancurkan setiap jembatan dan pembangkit listrik di negara tersebut jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz. Iran mengatakan akan melakukan pembalasan terhadap sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk.

Konflik selama enam minggu ini telah mendorong harga minyak melonjak, memicu kekhawatiran inflasi, serta mengguncang prospek suku bunga global, dengan negara-negara dan perusahaan bergegas menyesuaikan diri terhadap guncangan energi tersebut.

Tonton: Israel Percepat Produksi Rudal Arrow, Siap Hadapi Serangan Iran

Di pasar komoditas, harga emas naik lebih dari 2% menjadi US$ 4.812 per ons.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×