Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Harga emas turun lebih dari 1% pada Senin (30/3/2026), seiring lonjakan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi dan meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) tahun ini.
Melansir Reuters, harga emas spot turun 1,2% menjadi US$ 4.439,45 per ons pada pukul 01.02 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April turun 1,2% menjadi US$ 4.470,30.
Informasi saja, emas telah turun sekitar 16% sepanjang bulan ini, mencatat penurunan bulanan terdalam sejak Oktober 2008. Pelemahan ini ditekan oleh penguatan dollar AS, yang telah naik lebih dari 2% sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari.
Minyak mentah Brent naik menembus US$ 115 per barel setelah kelompok Houthi di Yaman meluncurkan serangan pertamanya terhadap Israel selama akhir pekan, yang memperluas perang yang sedang berlangsung dan menambah kekhawatiran inflasi.
Para pelaku pasar kini melihat peluang pemangkasan suku bunga AS tahun ini semakin kecil, karena kenaikan harga energi berpotensi mendorong inflasi lebih luas dan membatasi ruang pelonggaran kebijakan moneter.
Hal ini berbanding terbalik dengan ekspektasi sebelumnya, yakni dua kali pemangkasan suku bunga sebelum konflik dimulai.
Meski inflasi biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai, suku bunga tinggi justru membebani permintaan logam mulia tersebut karena emas tidak memberikan imbal hasil (non-yielding).
Baca Juga: Mengejutkan! AS Izinkan Kapal Tanker Rusia Masuk Kuba, Ada Apa?
Sementara itu, Pakistan pada Minggu mengatakan pihaknya bersiap menjadi tuan rumah “pembicaraan yang bermakna” dalam beberapa hari ke depan untuk mengakhiri perang Iran, meskipun Teheran menyatakan siap merespons jika Washington mengerahkan pasukan darat.
Di sisi lain, permintaan emas di India mengalami sedikit peningkatan pekan lalu karena harga yang lebih rendah menarik sebagian pembeli, meskipun banyak yang masih berhati-hati dan menunggu penurunan lebih lanjut. Di China, premi menyempit karena permintaan melambat.
Harga perak spot turun 1,2% menjadi US$ 68,67 per ons, platinum spot turun 0,6% menjadi US$ 1.850,92, dan palladium stabil di US$ 1.377,12.
Tonton: Harga Emas Antam Kembali Pudar Hari ini (30 Maret 2026)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













