kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.875   0,00   0,00%
  • IDX 7.441   103,54   1,41%
  • KOMPAS100 1.037   16,87   1,65%
  • LQ45 760   9,37   1,25%
  • ISSI 262   5,17   2,01%
  • IDX30 401   3,98   1,00%
  • IDXHIDIV20 495   1,94   0,39%
  • IDX80 117   1,87   1,63%
  • IDXV30 135   1,59   1,20%
  • IDXQ30 129   0,82   0,64%
GLOBAL /

Harga Emas Dunia Naik Hampir 2%: Kenapa Emas Dubai Justru Diskon Besar?


Rabu, 11 Maret 2026 / 05:37 WIB
Harga Emas Dunia Naik Hampir 2%: Kenapa Emas Dubai Justru Diskon Besar?
ILUSTRASI. Harga emas global naik signifikan, tapi pasar Dubai justru tawarkan diskon. (CFOTO via Reuters Connect/CFOTO)

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga emas dunia naik hampir 2% pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Kenaikan ini didorong melemahnya dolar AS serta meredanya kekhawatiran inflasi setelah harga minyak mulai turun di tengah sinyal konflik Timur Tengah berpotensi segera mereda.

Data yang dihimpun Reuters menunjukkan, harga emas spot tercatat naik 1,9% menjadi US$ 5.231,79 per ons pada pukul 13.31 waktu New York. Sementara kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman April ditutup menguat 2,7% ke level US$ 5.242,10 per ons.

Penguatan emas juga dipicu pelemahan indeks dolar AS. Ketika dolar melemah, harga emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan meningkat.

Di sisi lain, harga minyak dunia justru anjlok pada Selasa setelah sebelumnya melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun. Penurunan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan perang di kawasan Timur Tengah berpotensi segera berakhir.

Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak global yang berkepanjangan.

Namun di lapangan, situasi konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Warga di Tehran yang dihubungi Reuters melaporkan serangan udara Amerika Serikat dan Israel semalam merupakan yang paling intens sejak perang dimulai.

Baca Juga: Minyak Dunia Turun Drastis, Kenapa Analis Masih Cemas?

Investor kembali melirik emas

Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities, mengatakan turunnya harga minyak dari level di atas US$ 100 per barel membuat pasar mulai lebih tenang.

Menurutnya, harga minyak yang tidak lagi terlalu tinggi mengurangi kekhawatiran bahwa inflasi akan melonjak tajam, sekaligus memberi ruang bagi bank sentral AS untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga di masa depan.

Meski dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, daya tarik emas biasanya berkurang ketika suku bunga naik karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil.

Investor kini menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat, termasuk indeks harga konsumen (CPI) serta data Personal Consumption Expenditures (PCE) yang akan dirilis akhir pekan ini.

Bank sentral AS, Federal Reserve, diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada rapat kebijakan 17–18 Maret mendatang.

Tonton: Donald Trump Telepon Vladimir Putin, Bahas Perang Iran dan Perdamaian

Harga emas di Dubai lebih murah

Sementara itu, pasar emas di Dubai dilaporkan diperdagangkan dengan harga diskon dibandingkan pasar London.

Kondisi ini terjadi karena pembatasan penerbangan akibat konflik membuat lebih banyak emas tertahan di pasar lokal, sementara permintaan belum terlalu kuat.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 2,7% menjadi US$ 89,39 per ons. Harga platinum juga menguat 2,2% ke level US$ 2.229,15 per ons, sedangkan palladium justru turun 0,9% menjadi US$ 1.675,50 per ons.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

×