kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%
GLOBAL /

Minyak Terjungkal di Bawah US$ 100 Pasca Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu


Kamis, 09 April 2026 / 03:33 WIB
Minyak Terjungkal di Bawah US$ 100 Pasca Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu
ILUSTRASI. Selat Hormuz krusial bagi pasokan minyak dunia, namun gencatan senjata AS-Iran masih sangat rapuh. (REUTERS/Abdul Saboor)

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Harga minyak dunia anjlok tajam pada Rabu (8/4/2026), turun hingga di bawah US$ 100 per barel. Kondisi ini  didorong harapan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyetujui gencatan senjata dua minggu dengan Iran.

Data Reuters menunjukkan, harga kontrak berjangka minyak mentah Brent ditutup turun US$ 14,52 atau 13,29% menjadi US$ 94,75 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot US$ 18,54 atau 16,41% menjadi US$ 94,41 per barel.

Menurut Andrew Lipow, pendiri Lipow Oil Associates, harga minyak turun seiring ekspektasi dibukanya kembali selat tersebut, sehingga pasokan energi yang sebelumnya tertahan dapat kembali melewati jalur pengapalan itu. Perubahan sikap Trump terjadi tak lama sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan bagi Iran untuk membuka selat itu atau menghadapi serangan besar-besaran terhadap infrastruktur sipilnya. Sekitar 20% pasokan minyak harian dunia melewati jalur sempit tersebut.

“Ini akan menjadi gencatan senjata dari dua pihak!” tulis Trump di media sosial, setelah sebelumnya pada Selasa ia menulis bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini” jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Trump mengatakan pada Rabu bahwa AS akan bekerja sama secara erat dengan Iran dan akan membahas kemungkinan keringanan tarif serta pelonggaran sanksi terhadap Teheran.

“Secara keseluruhan, pasar berharap lebih banyak minyak akan masuk ke pasar... tetapi tetap khawatir karena gencatan senjata ini sangat rapuh dan mungkin tidak bertahan,” kata Lipow.

Pada Rabu, Israel melancarkan serangan terberatnya ke Lebanon sejak konflik dengan Hizbullah pecah bulan lalu, meskipun kelompok yang bersekutu dengan Iran itu menghentikan serangan terhadap Israel utara serta pasukan Israel di Lebanon sesuai gencatan senjata.

Baca Juga: Efek Gencatan Senjata 2 Minggu Trump: Harga Minyak Terjungkal 16%, Emas Melonjak 2%

Ketua parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan dalam unggahan di X bahwa sejumlah klausul penting dalam proposal gencatan senjata 10 poin sudah dilanggar bahkan sebelum pembicaraan damai AS-Iran dimulai pada Jumat di Pakistan. Ia menambahkan bahwa dalam kondisi seperti itu, gencatan senjata bilateral maupun negosiasi menjadi tidak masuk akal.

Pelanggaran itu mencakup pelanggaran gencatan senjata di Lebanon, masuknya drone ke wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Iran untuk memperkaya uranium, kata Qalibaf.

Sebelumnya pada Rabu, Trump mengatakan kepada PBS News dalam wawancara bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran “karena Hizbullah”.

Baca Juga: Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak WTI Tertinggi Sejak 2022

Selat Hormuz Masih Ditutup

Sumber-sumber pelayaran mengatakan angkatan laut Iran pada Rabu mengancam akan menghancurkan kapal-kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz tanpa izin Teheran, dan lalu lintas kapal di jalur tersebut masih ditutup.

Iran sebelumnya mengatakan akan menghentikan serangan jika serangan terhadapnya juga dihentikan, dan bahwa jalur aman melalui selat itu akan memungkinkan selama dua minggu dengan koordinasi bersama angkatan bersenjata Iran.

Iran dapat membuka selat itu secara terbatas dan terkendali pada Kamis atau Jumat, menjelang pertemuan pejabat AS dan Iran di Pakistan, kata seorang pejabat senior Iran yang terlibat dalam pembicaraan kepada Reuters pada Rabu.

“Jalur aman bagi kapal di Selat Hormuz akan menjadi poin utama dalam pembicaraan ... Harga minyak diperkirakan akan tetap jauh di atas level sebelum perang sampai ada bukti jelas bahwa pelayaran telah kembali normal,” kata analis Raymond James, Pavel Molchanov.

Para perusahaan pelayaran mencari kejelasan terkait logistik, sementara kilang-kilang minyak mulai menanyakan muatan minyak mentah baru pada Rabu, sebagai respons atas kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Tonton: BREAKING: Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku di Lebanon! Israel Dilarang Serang

Iran menyerang pipa East-West milik Arab Saudi hanya beberapa jam setelah gencatan senjata disepakati, kata sumber industri kepada Reuters. Serangan itu mengenai satu-satunya jalur ekspor minyak mentah Arab Saudi sejak permusuhan dimulai.

Beberapa negara Teluk pada Rabu dini hari mengatakan mereka mendeteksi peluncuran misil dan serangan drone atau mengeluarkan peringatan kepada warga sipil untuk mencari perlindungan.

Harga kontrak berjangka minyak sempat memangkas kerugian setelah data pemerintah AS menunjukkan kenaikan stok minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan.

Stok minyak mentah AS naik 3,1 juta barel menjadi 464,7 juta barel dalam pekan yang berakhir 3 April, menurut Badan Informasi Energi AS (EIA). Angka ini lebih tinggi dari perkiraan jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan 701.000 barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×