kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%
GLOBAL /

NASA & Google Ciptakan AI Medis untuk Misi ke Mars


Selasa, 12 Agustus 2025 / 12:12 WIB
NASA & Google Ciptakan AI Medis untuk Misi ke Mars
ILUSTRASI. Penampakan panorama planet Mars yang ditangkap Curiosity Mars Rover milik NASA

Sumber: TechCrunch,TechCrunch | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA akan berkolaborasi dengan Google untuk melahirkan sistem kecerdasan buatan (AI) dengan fungsi medis yang akan mendampingi misi manusia ke planet Mars.

Sistem AI tersebut diberi nama Crew Medical Officer Digital Assistant (CMO-DA). Mengutip TechCrunch, CMO-DA dirancang untuk membantu astronot mendiagnosis dan mengobati gejala saat tidak ada dokter yang tersedia atau komunikasi ke Bumi terputus.

Sistem ini akan mencakup ucapan, teks, dan gambar, berjalan di dalam lingkungan Vertex AI Google Cloud.

Baca Juga: Pesan Khusus Tim Cook untuk Karyawan Apple: Kita Harus Menangkan Persaingan AI

David Cruley, teknisi pelanggan di unit bisnis Google Public Sector, menjelaskan bahwa proyek ambisius tersebut beroperasi di bawah perjanjian langganan Google Public Sector dengan harga tetap.

"Proyek ini beroperasi di bawah perjanjian langganan Google Public Sector dengan harga tetap, yang mencakup biaya layanan cloud, infrastruktur pengembangan aplikasi, dan pelatihan model," kata Cruley kepada TechCrunch (8/8/2025).

NASA memiliki kode sumber aplikasi dan telah membantu menyempurnakan model-model tersebut. Sementara Platform Google Vertex AI menyediakan akses ke model-model dari Google dan pihak ketiga lainnya.

 Baca Juga: Makin Populer, ChatGPT Menuju 700 Juta Pengguna per Pekan

Teruji Memiliki Akurasi Tinggi

NASA dan Google untuk saat ini telah mempersiapkan CMO-DA untuk membantu dalam tiga skenario, yaitu cedera pergelangan kaki, nyeri panggul, dan nyeri telinga. 

Tiga dokter, salah satunya astronot, menilai kinerja asisten tersebut melalui evaluasi awal, pengambilan riwayat, penalaran klinis, dan perawatan.

Para dokter sepakat bahwa CMO-DA memiliki tingkat akurasi diagnostik yang tinggi. Robot tersebut juga mampu menilai evaluasi nyeri pinggang dan rencana perawatan memiliki kemungkinan benar sebesar 74%, sedangkan untuk nyeri telinga 80% dan cedera pergelangan kaki 88%.

Para ilmuwan NASA mengatakan, mereka berencana menambahkan lebih banyak sumber data, seperti perangkat medis, serta melatih robot tersebut agar lebih peka terhadap situasi nyata di lapangan, sehingga tindakan yang diambil bisa selaras dengan kondisi khusus kedokteran luar angkasa seperti gravitasi mikro.

Cruley tidak menjelaskan apakah Google bermaksud untuk mendapatkan izin regulasi agar asisten medis jenis ini dapat digunakan di praktik dokter di Bumi, tetapi langkah selanjutnya yang jelas dapat diambil jika model tersebut divalidasi di orbit.

Tonton: Trump Perpanjang Gencatan Dagang dengan China 90 Hari, Hindari Lonjakan Tarif Impor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×