Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Harga emas dunia bergerak tipis pada perdagangan Kamis (waktu AS), di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang putaran ketiga perundingan tidak langsung nuklir Amerika Serikat (AS) dan Iran di Jenewa. Investor menanti kejelasan apakah negosiasi ini mampu meredakan ketegangan geopolitik global.
Mengutip laporan Reuters, harga emas spot tercatat di level US$ 5.168,72 per ons pada pukul 13.37 ET (18.37 GMT). Sementara itu, emas berjangka AS untuk kontrak April ditutup turun 0,6% ke posisi US$ 5.194,20 per ons.
Analis pasar FOREX.com, Razan Hilal, mengatakan emas dan perak sempat mencoba menembus level resistance masing-masing di US$ 5.200 dan US$ 90. Namun, kenaikan tersebut belum mampu bertahan sepanjang pekan ini.
Jika dalam waktu dekat tercapai kesepakatan geopolitik, risiko koreksi harga bisa meningkat karena sebagian premi ketidakpastian akan berkurang.
Seorang pejabat senior Iran kepada Reuters menyebutkan, AS dan Iran berpeluang mencapai kerangka kesepakatan apabila Washington memisahkan isu nuklir dan non-nuklir. Meski demikian, masih ada sejumlah perbedaan yang perlu dijembatani dalam putaran ketiga pembicaraan di Jenewa.
Baca Juga: Emas US$ 6.000: Kenapa Analis Percaya Rekor Baru Akan Segera Terpecahkan?
Peter Grant, Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals, menilai perhatian pasar kini tertuju pada hasil perundingan tersebut. Namun terlepas dari hasilnya, ketidakpastian global dinilai masih cukup tinggi untuk menopang harga emas.
Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding), emas kerap dipilih investor sebagai lindung nilai saat terjadi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Grant memperkirakan harga emas masih berpotensi naik menuju US$ 5.340,72 hingga US$ 5.400 per ons, meski dalam jangka pendek tetap ada peluang koreksi.
Dari sisi kebijakan perdagangan, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menyatakan tarif untuk sejumlah negara bisa naik menjadi 15% atau lebih dari tarif baru sebesar 10% yang telah diberlakukan. Namun, ia tidak merinci negara mana saja yang terdampak.
Tonton: Bos Agrinas Siap Batalkan Impor Mobil India Rp 24,6 T!
Sementara itu, data tenaga kerja menunjukkan jumlah warga AS yang mengajukan klaim pengangguran baru naik tipis pekan lalu. Tingkat pengangguran pada Februari juga terlihat relatif stabil, mencerminkan pasar tenaga kerja yang masih solid.
Pelaku pasar saat ini masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS (The Fed) sepanjang tahun ini.
Di logam mulia lainnya, harga perak spot turun 2,5% menjadi US$ 87,14 per ons. Platinum melemah 2,2% ke level US$ 2.236,37 per ons, sementara paladium terkoreksi 1,9% ke posisi US$ 1.761,05 per ons.
Selanjutnya: Cuaca Yogyakarta Jumat 27 Feb: Waspada Hujan Ringan, Ini Detail BMKG!
Menarik Dibaca: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Cilegon Hari Ini Jumat 27 Februari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)